Hari ini, Jumat 7 April 2017 diharapkan menjadi awal dimulainya kembali kebangkitan operasional Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual setelah beberapa tahun yang lalu mengalami stagnan, hal ini ditandai dengan mulai operasionalnya gudang beku (cold storage) yang dibangun Ditjen PDS di kawasan PPN Tual. Sebagai ujicoba pertama telah masuk produk ikan dari nelayan lokal (Desa Sethean) sebanyak 2.210 kg jenis ikan pelagis (layang) yang langsung dibeli oleh pihak pengelola Koperasi Minanamano Tual yang bergerak dibidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Dengan operasionalnya ICS oleh Koperasi Minanamano diharapkan hasil tangkapan nelayan lokal dapat ditampung oleh koperasi sehingga akan mendorong nelayan lokal untuk meningkatkan produkstifitas karena sudah ada jaminan tempat pemasaran hasil. Untuk operasional selanjutnya pihak koperasi juga berencana menjalin kerjasama dengan perusahaan pemilik kapal perikanan dari luar Provinsi Maluku guna menjamin ketersediaan bahan baku dan mengharapkan pula bantuan pemerintah pusat untuk mengalokasikan kapal perikanan yang beroperasi di laut Arafura berhomebase (pangkalan) di Tual serta melengkapi fasilitas pendukung operasional seperti SPBN dan Pabrik Es di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual, sehingga keberlanjutan operasional ICS dapat terjamin. Selain operasional ICS, informasi yang berkembang dalam waktu dekat akan ada beberapa kapal perikanan yang akan mendaratkan hasil tangkapan dan berhomebase di PPN Tual dengan demikian diharapkan dapat menjadikan PPN TUAL BANGKIT.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar